Audiensi bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Istana Kepresidenan Bogor.

GENAP memasuki usia 62 Tahun, Kabupaten Musi Banyuasin terus berbenah dan mensejahterakan masyarakatnya. Di bawah komando Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Kabupaten yang memiliki luas wilayah 14.265,96 kmĀ² ini dinilai menginspirasi banyak daerah berkat program-program terobosan yang dilakukan.

Betapa tidak, Kabupaten yang dijuluki Bumi Serasan Sekate ini berhasil menyedot banyak perhatian pihak di tingkat nasional, pada Oktober 2017 lalu, Muba berhasil menjadi pionir replanting (peremajaan) lahan sawit pertama di Indonesia yang dilaunching secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di lahan seluas 4.446 hektar.

Launching Replanting Lahan Sawit Milik Petani Mandiri di Desa Panca Tunggal Kec. Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

“Usia 62 tahun, harapan kita semua Muba makin menginspirasi. Berbuat dan terus berbuat untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat di Muba,” harap Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga penerima penghargaan sebagai Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik di Indonesia oleh Presiden RI tersebut.
Terobosan lain yang dilakukan yakni Muba juga menjadi pilot project pembangunan dan perbaikan jalan aspal yang menggunakan bahan baku dari karet, selain inovasi baru di Indonesia, terobosan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel ini dinilai mampu mendongkrak dan menstabilkan harga karet di kalangan petani.
Di bidang olahraga, Kabupaten Muba tidak usa diragukan lagi. Dalam kurun waktu setahun belakangan, meski di level Kabupaten fasilitas dan sarana prasarana olahraga di Kabupaten Muba berstandar internasional.
Tercatat, event-event nasional sukses digelar, diantaranya Muba berhasil menyukseskan turnamen Gala Desa Tingkat Nasional, Kejurnas bola volly antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) dan Sekolah Olahraga (SKO) se-Indonesia, dan Kejurnas Motor Prix Tingkat Sumatera.

Kejurnas Motoprix Bupati Muba Cup.

“Dan Alhamdulillah, Muba juga menjadi satu-satunya Kabupaten yang menjadi tempat menginapnya api obor Asian Games yang dibawa keliling ke 50 Kabupaten/kota dan 18 Provinsi di Indonesia, pada ajang Asian Games beberapa waktu lalu juga atlet panjat tebing asal Muba yakni M Hinayah berhasil menyabet medali emas,” ujar suami dari Ketua Persatuan Wanita Olahraga (Perwosi) Sumsel, Thia Yufada itu.
Selain itu, untuk percepatan infrastruktur, Kabupaten yang mencetak rekor tercepat dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017 tersebut terus mengebut pengerjaan proyek infrastruktur dan mengimplementasikan pembangunan dengan konsep golden triangle (segitiga emas). Daerah tersebut meliputi, Sekayu-Sukarami-Tanah Abang-SP Selabu-Dawas-Berlian Jaya (C2) dengan total keseluruhan 70.56 KM. Sekayu-Muara Teladan-SP Supat-Keluang-Talang Siku dengan total 65.58 KM. Sekayu-SP Supat-KM 108 dengan total 49.98 KM, dan Sekayu-Lais-Bonot-Babat Supat dengan total 12.12 KM.
“Segitiga emas atau golden triangle ini menjawab impian warga Muba selama ini. Dimana akses jalan akan dihubungkan ke ibu kota kecamatan dari dan menuju ibu kota Kabupaten, tentu kalau ini terwujud segera perekonomian warga Muba dapat berjalan lebih baik lagi,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.
Untuk mewujudkan pembangunan golden triangle tentu bukan perkara mudah, tak ingin berlarut dengan keterbatasan APBD, Presiden Sriwijaya FC itu memutar otak dengan mencari dana tambahan ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan total anggaran yang disetujui sebesar Rp. 450 Miliar. Bahkan, kegetolan Dodi untuk merealisasikan golden triangle tersebut mendapat dukungan dan apresiasi dari DPRD Muba.Hal tersebut terjawab ketika Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pinjaman Daerah Musi Banyuasin secara resmi disahkan dan ditandatangani oleh DPRD Muba menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Kabupaten pemegang pemegang penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dua tahun berturut-turut ini juga berhasil mengundang perhatian investor yakni Ecubes Arcola dan Serba Dinamik yang berencana akan melakukan investasi transportasi massal yang menggunakan energi hidrogen atau energi terbarukan di Kabupaten Muba. Muba dinilai pihak Ecubes Arcola dan Serba Dinamik sangat konsisten dengan konsep green growth, dan pihaknya berkeyakinan transportasi energi hidrogen nantinya sangat cocok diterapkan Kabupaten Muba.

Pemerintah Kabupaten Muba resmi menerapkan digital security, dengan memasang CCTV high quality di beberapa titik wilayah.

Dari menjaga sisi kenyamanan dan keamanan warganya, Pemkab Muba juga telah memasang CCTV di sudut-sudut wilayah Muba dan diawasi secara 24 jam di ruang command center Kominfo Pemkab Muba serta terintegrasi dengan pihak Polres Muba guna memberikan kenyamanan 24 jam.
“Muba akan terus berbenah, memberikan yang terbaik untuk semua masyarakat demi terwujudnya Muba Maju Berjaya di Tahun 2022,” pungkasnya.